Anita FN Sunardi. Kak Anita merupakan seorang difabel, namun dengan keterbatasannya itu dia membuktikan bahwa seorang difabel mampu menghasilkan karya. Dia seorang penulis novel berjudul Ketika Cinta Itu Kudamba. Kak Anita ini juga seorang penulis antologi puisi berjudul Penggalan Kisah.

Nah, LovelKa. Kalian tahu? Nama asli dari Kak Anita FN Sunardi ini adalah Syamsu Anita Fitrianingsih. Apa makna nama pena Anita FN Sunardi? Jadi, Anita FN ini sendiri diambil dari nama Kak Anita sendiri, yaitu Anita Fitrianingsih. Untuk Sunardi ini adalah nama dari almarhum ayahnya.

Karya dari penulis Laditri Karya ini tidak hanya yang telah disebutkan di atas. Ada beberapa buku antologi puisi solo hasil karyanya yaitu Jingga Rindu Berserakan, Bulir-Bulir Berpuisi, Serpihan Rasa, dan Penggalan Kisah.  Untuk buku antologi puisi gabungan karyanya, di antaranya adalah Halaman Pusisi, Jomblo, dan Sajak Untuk Mawar Hitam.

Penerbit Laditri Karya

Selain itu, dia juga memiliki karya berupa antologi cerpen gabungan berjudul 25 Kisah Sahabat Nabi dan dia memiliki karya berupa novel yang berjudul Ketika Cinta Itu Kudamba. Novel ini merupakan novel pertamanya yang terbit. Diterbitkan oleh Penerbit Laditri Karya dengan bimbingan Kak Laditri, CEO dari penerbitan buku ini.

Akhirnya, Kak Anita ini bisa menyelesaikan novel pertamanya yang berkisah tentang seorang difabel yang bertujuan mencari cinta sejati.

Untuk buku antologi puisi miliknya yang berjudul Penggalan Kisah, ada dua puisi yang karyanya telah dimuat di koran. Proses penulisan buku Kak Anita  ini agak ribet katanya. Karena dulu terhapus saat memindahkan file-nya sehingga Kak Anita ini harus berjuang lagi untuk menulis ulang puisi tersebut.

Bahkan dia harus membuat tiga puisi dalam satu hari untuk mengejar waktu deadline yang telah ditentukannya sendiri. Puisi-puisi pada buku in bagi Kak Anita adalah sebuah kisah. Meski dia tidak langsung mengalaminya, namun tetap bisa menjadi pengalaman berharga.

Seperti puisi berjudul Pilihan Tuhan. Sebab puisi tersebut menceritakan tentang ketegaran hati seorang difabel dalam menjalani hidup. Puisi ini juga dijadikan sebuah lirik lagu oleh salah satu grup musik di Malang, yaitu Sugeng Rawoh. Waaah keren ya, LovelKa.

Sementara lama waktu menulis naskah Penggalan Kisah ini kurang lebih selama empat bulan. Kakak penulis yang bertempat tinggal di Malang ini sangat aktif menulis ya, LovelKa.

Dia menulis sejak duduk di bangku sekolah. Dulu dia bilang hanya iseng menulis. Ternyata ada yang merespon dan memberi apresiasi dari guru. Sejak saat itu Kak Anita sering diminta membuat puisi untuk dibacakan di acara sekolah.

Apa sih tujuan Kak Anita menulis?

Tujuan menulis dan motivasi Kak Anita adalah dia ingin menunjukkan bahwa seorang difabel pun mampu mengukir karya dengan keterbatasan mereka dan tetap mempunyai masa depan.

Selain itu, juga Kak Anita mendapatkan banyak support dari orang-orang terdekat yang pastinya membuat dia lebih semangat lagi dalam berkarya. Jadi, meskipun Kak Anita ini seorang difabel dia tetap percaya diri karena percaya pada kemampuannya dan yakin bahwa dia pasti bisa.

Gimana Kak Anita bisa mengenal Laditri Karya?

Sementara awal mula Kak Anita mengenal Penerbit Laditri Karya ini, dulu Kak Anita sedang berencana menerbitkan buku antologi puisi ketiganya yang berjudul Serpihan Rasa dan kebetulan Kak Anita sudah mengenal Kak Laditri.

Dari Kak Laditri ini, Kak Anita mendapatkan informasi mengenai Penerbit Laditri Karya. Menurut Kak Anita, Penerbit Laditri Karya ini sangat disiplin, tidak mengabaikan keinginan penulis, dan juga bisa dipercaya.
Oke, LovelKa.

Kesimpulannya adalah Kak Anita ini adalah seorang difabel yang telah memiliki cukup banyak karya dan terus menulis di tengah keterbatasannya. Dia percaya pada kemampuannya dan yakin bahwa dia pasti bisa. Jadi, dia terus menulis meskipun di tengah keterbatasannya

Ditulis oleh : Delia Yogi Noviana
Diedit oleh : Khusnul Pusva Rahayu dan Laily Adha Intan Putri

× Tanya Minda